Demak - Ratusan ribu ikan laut dilaporkan mati di kolam retensi yang terletak di dekat lokasi tanggul Tol Semarang-Demak. Peristiwa ini menarik perhatian publik dan langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak.
Setelah dilakukan peninjauan dan analisis mendalam, DLH Kabupaten Demak telah mengungkapkan penyebab utama dari insiden kematian massal ikan tersebut.
Hasil Analisis DLH Kabupaten Demak
Berdasarkan hasil analisis dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, kematian ratusan ribu ikan laut ini disebabkan oleh dua faktor utama yang saling berkaitan:
1. Tertutupnya Sirkulasi Air Laut:
Perairan di lokasi tersebut merupakan kolam retensi yang kini sudah tertutup tanggul. Akibatnya, tidak ada sirkulasi air laut yang masuk atau keluar, membuat ekosistem perairan menjadi statis.
2. Penurunan Salinitas dan Oksigen:
Karena tidak adanya sirkulasi air laut yang segar, terjadi penurunan signifikan pada kadar salinitas (garam) air.
Bersamaan dengan itu, kadar oksigen dalam air juga dilaporkan ikut turun drastis.
Kondisi air dengan salinitas dan kadar oksigen yang rendah ini menjadi lingkungan yang tidak layak bagi kelangsungan hidup ikan-ikan laut, sehingga menyebabkan kematian massal yang merugikan.
Pihak terkait diharapkan dapat segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah sirkulasi air ini guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.






.jpg)






Komentar
Tuliskan Komentar Anda!